Art activation for collective healing

Art Exhibition
Performance Arts
Social Activation And Seminars

Pasar Seni Ancol

Ancol Taman Impian
Jakarta, Indonesia

See our virtual gallery here

14-29 November 2020

Gallery Opens 10.00 - 17.00
Western Indonesian Time

More Info

Instagram @pasarseni_ancolWebsite www.ancol.com
Virtual Gallery Pasar Seni Ancol
"Pulih" Art Exhibition Performance Arts Social Activation and Seminars

Pulih Pasar Seni

Art activation for collective healing

This tough situation due to pandemic and social distancing have created sadness and trauma. Regardless of it, human being are social creatures who want and need connections, so public space should be a safe and healthy place to exchange experiences and knowledges.

Project Pulih want to make art and culture as a medium for recovery in various fields and to encourage a system in society to overcome social crises during this pandemic especially for individual and small environment, which can encourage to construct mindset for a better system.

This exhibition involves 10 artists who expert in various mediums, including fine arts, architecture, film, and performing arts. Each artist organises activities and creates works that aim to activate intervene or create a new system that focuses on the recovery of individuals, groups, or the environment.

These days, interventions must be carried out to create a healing culture, because social welfare is not only a matter of economy and access ti physical health, but also a relationship with one’s identity and communal identity, through its cultural arts.

Curated by Mia Maria
Co-Curated by Saskia Warouw

Exhibiting Artists

Arahmaiani
Chairun Nissa
Eko Prawoto
Hana Madness
LabTanya (Adi W & Wilma C)
Melati Suryodarmo & Studio Plesungan
Mella Jaarsma
Tisna Sanjaya

Performing Artists

Galih Naga Seno
(Amerta Sound)
Reda Gaudiamo

Pulih Pasar Seni

Sebuah Aktivasi Seni Budaya untuk Pemulihan

Kondisi pandemi dan situasi pembatasan sosial ini telah menciptakan banyak kesedihan dan trauma.

Proyek ini secara umum ingin menyelami fungsi seni dan budaya sebagai media untuk pemulihan di berbagai bidang, dan juga mendorong terjadinya pergeseran sistem di tengah masyarakat untuk mengatasi berbagai krisis di masa pandemi lewat upaya-upaya di lingkungan kecil dan individual, yang bisa mendorong pola pikir untuk pembangunan sistem yang lebih besar.

Pameran ini melibatkan 10 seniman yang bergerak di berbagai macam medium, baik seni rupa, arsitektur, film dan seni pertunjukkan.
Masing-masing seniman mengadakan kegiatan dan menciptakan karya yang bertujuan untuk mengaktifkan, intervensi  atau menciptakan sistem baru di dalam masyarakat yang berfokus pada pemulihan individu, kelompok atau lingkungan.

Di saat ini intervensi harus dilakukan untuk menciptakan budaya yang menyembuhkan, karena kesejahteraan sosial bukan hanya persoalan ekonomi dan akses untuk kesehatan fisik, tapi juga relasi dengan identitas diri dan identitas komunalnya, yaitu melalui seni budayanya.

Curated by Mia Maria
Co-Curated by Saskia Warouw

Pameran Artis

Arahmaiani
Chairun Nissa
Eko Prawoto
Hana Madness
LabTanya (Adi W & Wilma C)
Melati Suryodarmo & Studio Plesungan
Mella Jaarsma
Tisna Sanjaya

Pertunjukan Artis

Galih Naga Seno
(Amerta Sound)
Reda Gaudiamo